AMD Ryzen 7 5800X3D CPU tidak bisa dioverclock, tapi masih worth it untuk PC Gaming

author Akmal Choiron | Minggu, 17 April 2022

news

AMD telah mengkonfirmasi bahwa prosesor Ryzen 7 5800X3D akan menjadi prosesor andalan terbarunya. Prosesor ini direncakan akan rilis dan memulai debutnya pada akhir bulan April atau awal Mei 2022 nanti untuk menambah jajaran Zen 3 yang saat ini tidak dapat di-overclock. Kabar mengenai perilisan Ryzen 7 5800X3D ini sebelumnya adalah isu-isu yang beredar di kalangan para reviewers dan pecinta AMD.


Namun dalam sebuah wawancara yang dilakukan pihak AMD dengan Hot Hardware, Direktur Pemasaran Teknis AMD, Robert Hallock, menjelaskan bahwa overclocking tradisional tidak akan mungkin dilakukan dengan CPU bertenaga V-cache 3. Robert Hallock kemudian menyatakan bahwa voltase untuk prosesor Ryzen 7 5800X3D ini tidak akan berada di atas angka 1,35V (seperti dalam batas maksimum yang ada di pasaran saat ini), dan bahwa chip 3D V-cache memerlukan pengoptimalan lebih lanjut agar dapat optimal ketika dilakukan overclocking. 

 

Pada dasarnya, mengingat bahwa AMD Ryzen 7 5800X3D ini adalah prosesor berbahan dasar silikon pertama yang dirilis oleh pihak AMD dalam seri Ryzennya, AMD Ryzen 7 5800X3D ini akan dapat dijalankan dengan konfigurasi cache baru. Meskipin demikian seluk beluk cara kerjanya masih perlu diperhatikan lebih lanjut lagi melalui pengembangan khusus untuk memudahkan pengoperasian dari prosesor ini.

 

Meskipun sebenarnya mereka yang sudah terbiasa melakukan overclocking sudah pasti tidak akan dapat dapat melakukan peningkatan CPU ini secara normal, tapi ternyata pihak AMD menyatakan bahwa masih mungkin untuk mendapatkan kinerja yang lebih baik dengan melakukan overclocking pada memori dan Infinity Fabric.



AMD Test System (Untuk Gaming)

CPU: AMD Ryzen 7 5800X3D

Motherboard: X570 AORUS MASTER Rev 1.2 (BIOS F36c)

RAM: G.Skill FlareX 4x8GB 3200 MHz CL14 (Samsung B-Die)

Graphic Card: NVIDIA GeForce RTX 3080 Ti Founders Edition

SSD: Samsung 980 PRO 1TB 

SSD #2: Silicon Power A55 2TB 

AIO: Arctic Liquid Freezer II 360

PSU: EVGA SUPERNOVA 750W P2

OS: Windows 10 Home 21H2 (Win Game Mode On, RSB On, HAGS OFF)

 


Benchmark game 1080p pada AMD Ryzen 7 5800X3D


The Witcher 3 Switch Release Date Possibly Leaked by Czech Retailer;  Releasing in September - RUMOR

Image credit: WCFTech


Untuk sebagian besar, pada rangkaian alat testing yang kami miliki, hasil gaming 1080p setara dengan banyak CPU kelas atas lainnya, kecuali untuk beberapa hal. Untuk game Death Stranding misalnya, meskipun memiliki batas 240 FPS, AVG FPS dan 1% LOW hasilnya sedikit lebih baik ketika menggunakan CPU AMD Ryzen 7 5800X3D ini.

 

Dari rangkaian testing lengkap yang kami lakukan, terdapat tiga hasil menonjol, bahkan untuk games dengan resolusi 1080p. Intinya di sini adalah, label CPU tercepat yang digadang-gadang ada pada AMD Ryzen 7 5800X3D sebenarnya masih terdapat perbedaan nyata yang menunjukkan gap antara AMD dengan jajaran CPU lainnya. Hal ini akan nampak jelas dalam games FFXV, Shadow of the Tomb Raider dan Witcher 3.


Dari ketiganya, The Witcher 3 (Novigrad) yang dimainkan dengan menggunakan AMD Ryzen 7 5800X3D menunjukkan hasil paling menonjol karenan mampu mencapai angka 22%. Jika dibandingkan pada beberapa hasil sebelumnya yang kami lakukan untuk Alder Lake-S menggunakan DDR5 (tidak menempatkannya karena kami ingin melakukan pengujian ulang pada ADL-S DDR5 6200 C40) tampaknya ada beberapa batasan bandwidth saat menggunakan kit DDR4-3200 CL14, atau setidaknya terdapat skala yang lebih cepat untuk ADL-S dalam game ini jika menggunakan AMD Ryzen 7 5800X3D.

 

Keuntungan besar lainnya dari penggunaan AMD Ryzen 7 5800X3D juga dapat dilihat di game FFXV dengan keunggulan 29,16% untuk Ryzen 7 5800X3D.


Dalam tingkat yang lebih rendah (tetapi bukan berarti menjadi yang terkecil), penggunaan AMD Ryzen 7 5800X3D menghasilkan adanya keunggulan 10,36% di Shadow of the Tomb Raider.


Dengan demikian, dari hasil testing yang kami lakukan terkait penggunaan AMD Ryzen 7 5800X3D, untuk seseorang yang sudah menggunakan platform AM4, Ryzen 7 5800X3D adalah "CPU gaming terbaik". DDR5 masih memiliki premium tinggi (terutama kit latensi rendah berkecepatan tinggi) dan akan menarik untuk diuji dengan ADL-S di bangku pengujian khusus kami, baik 1080p maupun 720p besok . Ryzen 7 5800X3D tidak menawarkan peningkatan produktivitas IPC untuk sebagian besar aplikasi karena frekuensi telah diturunkan (yang sangat masuk akal). Bagaimanapun, AMD tidak pernah membuat pernyataan seperti itu yang menyiratkan beban produktivitas, hanya bermain game. 


Analisis: Peningkatan lebih lambat dan tidak ada overclock, tetapi cache adalah kunci dari segalanya bagi para gamer


AMD Ryzen 7 5800X3D review vs Intel 12900K review Leak: impressive gaming  performance confirmed?

Image credit: Persia digest


Jadi, secara sederhana apa yang diusung oleh AMD kali ini adalah gagasan untuk membuat Ryzen 7 5800X3D mampu memiliki peningkatan hingga 4,5GHz, dan kamu tidak akan mendapatkan lebih banyak dari chip prosesor manapun lainnya daripada AMD Ryzen 7 5800X3D ini (standar dasar rata-rata saat ini adalah 3.4GHz). Seperti yang mungkin kamu sadari, itu 200MHz lebih lambat daripada dorongan yang dimiliki oleh 5800X yang mencapai 4,7GHz, serta terdapat perbedaan 1100MHz yang lebih besar dalam kecepatan rata-rata.

 

Namun, meskipun 8-core berjalan agak lebih lambat, cache 3D baru 5800X3D yang mewah ini meningkatkan kinerja game secara signifikan, yang berarti bahwa CPU 15% lebih cepat daripada 5900X, menurut pengujian AMD sendiri.


Teorinya kemudian adalah bahwa kamu tidak perlu lagi melakukan overclocking, karena mendapatkan 5800X3D adalah hal yang sangat bagus untuk gamer, bahkan dengan tingkat dorongan maksimum yang lebih lambat, dan kurangnya overclocking, AMD Ryzen 7 5800X3D ini tetap dapat bersaing dan diperhitungkan.

 

Memang, kita juga harus ingat bahwa kurangnya overclocking tidak akan mempengaruhi banyak pembeli, karena ada banyak orang di luar sana yang tidak tertarik untuk mengutak-atik atau bermain-main dengan prosesor mereka. Tapi ya bagaimanapun, overclocking adalah hobi para penggemar PC.


∩╗┐∩╗┐∩╗┐Tentu saja, ini tidak mengesampingkan 3D V-cache yang mendukung overclocking di masa depan, dan memang itulah yang ingin dilakukan AMD setelah menyelesaikan semua masalah dalam pekerjaan yang terkait dengan penerapan overclock dengan desain cache CPU baru ini. 

 

Kembali pada pendapat Robert Hallock, di mana menurutnya tentu saja pihak AMD ingin menekankan bahwa langkah dengan 5800X3D ini tidak mencerminkan filosofi AMD yang lebih luas untuk memiliki overclocking sebagai fitur dengan produk Ryzen, dan tidak menunjukkan ini sebagai jalan yang dilihat di masa depan. Hal ini hanya saja sebatas sebuah keterbatasan teknologi cache baru ini.


news

Of the Author

Akmal Choiron

Anda mungkin juga tertarik

news Hardware

Nvidia GeForce RTX 4070 Ti 40% Lebih Cepat Daripada RTX 3070 Ti di 3DMark

Marshanda | Sabtu, 14 Januari 2023

news Hardware

Chip MediaTek Filogic Wi-Fi 7 dan 6E Lulus Pengujian Sistem Federated Wireless AFC

Marshanda | Jumat, 13 Januari 2023

news Hardware

MediaTek Genio 700 Diluncurkan Sebagai Platform IoT Dengan Dual Display dan Dukungan USB 3.2 Gen1

Marshanda | Kamis, 12 Januari 2023